Wednesday, June 30, 2021

INGGRIS dan AMERIKA MEWASPADAI VARIAN DELTA VIRUS SARS-CoV-2

 



DI INGGRIS, virus SARS-CoV-2 varian delta asal India (terdeteksi pertama kali di India akhir 2020) menimbulkan hal-hal berikut.

1. Sebagai virus dominan (95%) sekarang yang paling cepat ("the fastest") berkembang dan menular ("hyper-transmissible") sambil terus-menerus bermutasi, dan paling mudah beradaptasi ("the fittest") dengan lingkungan yang berubah, misalnya, orang yang imun semakin banyak karena kesembuhan dari Covid-19 dan karena vaksinasi. Alhasil, untuk dapat tetap bertahan hidup, virus-virus bermutasi terus, meski angka kecepatan vaksinasi ("vaccination rate" atau VR) tinggi, di Inggris dan di negara maju lain.

2. Saat ini, varian delta di Inggris menginfeksi lebih dari 1 orang dari antara 670 orang, sementara per 3 Mei 2021 ditemukan 1 dari 1.000 orang terpapar varian delta. Temuan ini berdasarkan kurang lebih 110.000 tes swab rumahan yang dilakukan antara 20 Mei hingga 7 Juni 2021. Secara umum, infeksi varian delta di Inggris luar biasa meningkat sejak akhir Mei hingga awal Juni 2021. Peningkatan ini sejalan dengan varian delta yang kian dominan.


Info grafis gelombang ketiga penularan virus corona di Inggris belakangan ini

3. Kalangan yang paling rentan terinfeksi varian delta adalah orang muda (usia di bawah 50-an tahun), orang yang belum divaksinasi sama sekali, dan orang yang belum lengkap divaksinasi (2 dosis, kecuali untuk vaksin Johnson & Johnson yang cukup 1 dosis).

4. Orang yang berusia lebih tua (50-an tahun ke atas) paling rentan mati jika sudah terinfeksi. Hal ini memang sudah lama diketahui. Umumnya, makin lansia, makin rentan mati jika terjangkit Covid-19.

5. Dari 92.029 kasus positif (Februari-pertengahan Juni 2021), 82.500 kasus dialami orang muda Inggris di bawah 50 tahun, dan bagian terbesar dari mereka (53.822 kasus) ditemukan pada individu-individu yang belum divaksinasi.

6. Dari 53.822 kasus individu yang belum divaksinasi, mayoritas ditemukan pada orang di bawah 50-an tahun (yakni 52.846 kasus), dan hanya 976 kasus pada orang di atas 50-an tahun.

7. Namun, jumlah orang yang mati karena terinfeksi varian delta (sejumlah 117 kasus kematian), kebanyakan berusia di atas 50-an tahun. Ada 8 orang yang mati yang berumur di bawah 50-an tahun, dengan 6 orang belum divaksinasi dan 2 lagi belum lengkap divaksinasi (2 dosis).

8. Dari 92.029 kasus positif terinfeksi varian delta di Inggris, 20.000 orang baru menerima 1 dosis suntikan vaksin, dan 7.235 kasus terjadi pada orang yang sudah divaksinasi lengkap 2 dosis.

9. Data dari Public Health England, Inggris, menunjukkan bahwa 2 dosis vaksin Pfizer dan 2 dosis vaksin Oxford-AstraZeneca sangat efektif menghindarkan orang yang terinfeksi varian delta dari keharusan masuk ke rumah sakit.

10. Terdata, sekarang ini hampir 85% orang Inggris usia dewasa sudah menerima 1 dosis vaksin, dan 61,9% telah menerima 2 dosis suntikan. Ini suatu prestasi VR yang tinggi. Tetapi, meski VR Inggris termasuk salah satu yang tercepat di dunia, kini serangan gelombang ketiga virus corona varian delta di Inggris meningkat, dengan kasus positif terinfeksi harian naik terus, meski tidak/belum separah serangan gelombang sebelumnya.

11. Karena kondisi di atas (poin 10), Inggris kini menjadi pusat perhatian dunia, terutama Amerika, sebagai suatu kasus uji untuk orang menemukan jawaban-jawaban ihwal apakah vaksinasi massal yang cepat dapat mengakhiri siklus berulang lockdown dan "preventive measures" atau pelaksanaan protokol kesehatan yang sejauh ini telah memukul ekonomi dunia.

12. Varian delta tampak mengurangi efektivitas vaksin, khususnya kalau orang baru menerima 1 dosis suntikan. Jika sudah menerima 2 dosis suntikan, efektivitas vaksin terlihat tinggi dalam memproteksi orang dari infeksi varian delta, dan mengurangi jumlah orang yang harus dirawat di rumah sakit.

13. WHO memprediksi bahwa varian delta yang kini telah menyebar sedikitnya ke lebih dari 92 negara, akan segera menjadi strain virus corona yang paling dominan di seluruh dunia.

Bagaimana kondisi dan reaksi Amerika Serikat terhadap sikon di Inggris?

14. Situasi di Amerika sama dengan situasi di Inggris, yakni varian delta juga makin dominan, makin umum ditemukan. Sekarang, 20% dari kasus-kasus yang baru terdiagnosa di Amerika adalah kasus-kasus infeksi varian delta. Dalam 1 minggu, kasus positif terinfeksi varian delta meningkat dari 6% ke 10%.

15. Menurut Dr. Anthony Fauci (penasihat medik utama Presiden Joe Biden), dalam sekian migggu ke depan atau 1 bulan ke depan, varian delta akan menjadi dominan di Amerika, seperti sedang terjadi di Inggris. Dus, varian delta adalah suatu ancaman terbesar bagi Amerika saat ini, sementara negara besar ini sedang berupaya mengeliminir Covid-19 lewat vaksinasi massal dengan kecepatan tinggi, kurang lebih 1 juta orang divaksinasi per hari dengan 3 vaksin top dunia: Pfizer, Moderna, dan Johnson & Johnson. 

Kata Fauci, "kita tidak dapat membiarkan penularan varian delta yang sangat cepat terjadi di Amerika." Diperkirakan, varian delta dapat memunculkan suatu epidemi baru di Amerika sampai masuk ke musim gugur. Kata Fauci lagi, "Telah terjadi ledakan kasus positif varian delta di Inggris, dari suatu varian minor berubah menjadi varian yang menginfeksi 90% pasien Covid-19 yang diisolasi di Inggris." Keadaan ini ditakutkan juga akan segera real dialami Amerika.

16. Di negara-negara bagian sebelah Selatan Amerika di mana vaksinasi tak maju-maju, varian delta yang kini menjadi suatu varian yang diwaspadai ("a variant of concern") akan dengan cepat melanda Selatan Amerika.

17. Varian delta menimbulkan simtom-simtom tambahan lain, selain simtom-simtom yang sudah diketahui selama ini yang dialami penderita Covid-19. Simtom batuk-batuk, kehilangan fungsi indra pencium dan indra perasa sudah makin jarang. Tapi sejumlah simtom lain muncul: sakit kepala, radang/pembengkakan tenggorokan, ingusan tanpa henti, tidak berselera makan, otot dan tulang terasa sakit, lebih banyak menginfeksi orang muda, meningkatkan keparahan penyakit, membunuh lebih banyak, dan dapat menginfeksi kembali para penyintas Covid-19.

18. Diberitakan juga, dalam uji di laboratorium vaksin mRNA Moderna menghasilkan antibodi-antibodi penetralisir yang tinggi untuk memberi perlindungan terhadap infeksi berbagai varian virus, termasuk varian delta, dengan mencegah virus-virus menyusup masuk ke dalam sel-sel tubuh manusia di saat mana virus-virus memperbanyak diri.

19. Diinfokan, sementara bisa memproteksi penuh terhadap varian utama virus SARS-CoV-2, terhadap varian delta vaksin mRNA Moderna mengalami penyusutan titer antibodi penetralisir sampai 2,1 kali lipat, dan 4 kali lipat terhadap varian eta (ditemukan di Nigeria), 8 kali lipat terhadap varian baru yang diidentifikasi di Angola (dinamakan varian A.VOI.V2).

20. Meskipun mengalami penyusutan antibodi, namun antibodi penetralisir yang dihasilkan mRNA Moderna dipandang masih cukup tinggi untuk mencegah penyakit Covid-19. Vaksin mRNA menghasilkan suatu reaksi imun yang kuat sehingga tercipta surplus antibodi ketika melawan varian asli SARS-CoV-2 (varian China, Desember 2019).

21. Apa mau dikata, varian delta telah bermutasi lagi menjadi varian delta plus (ditemukan di India), khususnya pada protein "spike"-nya sehingga muncul protein "spike" yang berbeda yang dinamakan mutasi K 417 N.

Mutasi "plus" ini membuat varian delta plus lebih cepat menular, lebih cepat bertambah banyak, dan mampu menghindari imunitas yang diberikan antibodi manusia sehingga antibodi-antibodi tak fungsional, dus efektivitas vaksin-vaksin juga tenggelam. Artinya, kemampuan varian-varian baru delta dan delta plus untuk membunuh para penderita Covid-19 makin meningkat.

22. Varian delta plus K 417 N diwaspadai betul karena varian ini menular lebih/paling cepat, mengikatkan diri lebih kuat pada reseptor-reseptor sel-sel organ paru, dan mengurangi respons antibodi monoklonal, dus mengurangi kemanjuran terapi kombinasi antibodi monoklonal yang selama ini terlihat efektif dalam menyelamatkan kehidupan para penderita Covid-19 yang parah.

23. Virus corona varian-varian baru yang lebih cepat dan lebih agresif menular, dan lebih mematikan, akan terus muncul (diperkirakan sampai 5 tahun yang akan datang) karena virus-virus corona ingin tetap bertahan hidup dalam inang-inang manusia. 

Ya, sekali lagi, lantaran manusia yang imun terhadap virus corona varian sebelumnya sudah makin banyak lewat kesembuhan dan vaksinasi. Untuk tetap hidup, virus-virus mempunyai mekanisme pertahanan diri, yakni bermutasi terus-menerus sehingga dapat luput dari perlawanan oleh antibodi. Organisme apapun juga harus beradaptasi dengan lingkungan yang baru jika ingin bertahan hidup. Inilah salah satu prinsip utama teori evolusi biologis spesies.

24. Perkembangan yang tidak membesarkan hati tersebut, yang dapat membuat orang ciut hati, memerlukan prokes 6M dijalankan terus, mungkin selamanya (atau sampai 5 tahun ke depan, paling cepat. Semoga tidak!), selain vaksinasi lengkap dengan vaksin-vaksin yang memiliki efektivitas atau efikasi tinggi (95%- 97%) menjadi suatu keharusan yang tidak boleh ditepis. 

Kita di Indonesia yang sudah divaksinasi 2 dosis vaksin Sinovac marilah berdoa terus supaya diberi kesempatan untuk divaksin dosis ketiga dengan vaksin mRNA Pfizer/Moderna generasi terbaru dan dosis keempat dengan vaksin Oxford-AstraZeneca generasi terbaru. Sudah dibuktikan bahwa suntikan gabungan ("mixed shots") berjedah waktu dua jenis vaksin berbeda (mRNA dan "attenuated vaccine") menghasilkan antibodi-antibodi titer tinggi dan mengaktifkan sel-sel limfosit T.



Di saat penularan tinggi virus varian delta, pemandangan makan bersama di restoran indoor di Jakarta di atas malah makin sering kita lihat! 

25. Jalankan dengan kesadaran penuh demi keselamatan diri sendiri dan diri orang lain prokes 6M:


Orang malah sengaja tidak menjalankan prokes 6M lagi, karena mereka cerdas dan letih! Makan bersama di ruang indoor restoran-restoran membuat mereka hepi.

• Memakai masker (disarankan rangkap dua: masker medik di sebelah dalam, dan masker kain di sebelah luar)
• Menjauhi dan tidak membuat kerumunan, termasuk kerumunan di ruang indoor restoran-restoran dan ruang publik lain
• Menjaga jarak fisik 1,5 meter dengan orang lain di tempat-tempat umum indoor dan outdoor
• Mencuci tangan dengan memakai sabun
• Meningkatkan daya kerja sistem imun tubuh lewat berbagai cara
• Menghirup udara segar yang bersirkulasi lewat ventilasi yang cukup di ruang indoor publik dengan tetap memakai masker rangkap dua.

Jakarta, 30 Juni 2021
ioanes rakhmat

N.B. Tolong jangan bekap tulisan ini untuk diri sendiri saja, tapi share-lah lebih luas lagi. Knowledge exists to be shared.
     

Sumber-sumber:

https://www.cnbc.com/2021/06/29/who-is-most-at-risk-from-the-delta-variant.html

https://www.cnbc.com/2021/06/28/how-the-uk-with-the-delta-variant-is-a-blueprint-for-the-us.html

https://www.bloomberg.com/news/articles/2021-06-29/moderna-s-covid-shot-produces-antibodies-against-delta-variant

https://www.cnbc.com/2021/06/25/uk-closely-watched-with-its-vaccine-program-and-surge-in-cases.html

https://www.cnbc.com/2021/06/24/delta-plus-covid-variant-heres-what-you-need-to-know.html

https://www.aljazeera.com/news/2021/6/23/explainer-what-is-the-delta-plus-variant-of-covid-19

https://www.cnbc.com/2021/06/17/covid-delta-variant-symptoms-spread-and-what-to-look-out-for.html

https://www.cnbc.com/2021/06/23/delta-covid-variant-fauci-says-delta-accounts-for-20percent-of-new-cases-in-us.html

Friday, June 4, 2021

Gereja SENGAJA SALAH pakai kosa kata Inggris ON-SITE


Ini kebaktian IN-PERSON, bukan kebaktian ONLINE, bukan kebaktian OFFLINE, juga bukan kebaktian ON-SITE


Teman-teman,
Kebaktian tatap muka di ruang gereja namanya IN-PERSON WORSHIP SERVICE. Orang saling berjumpa langsung, bertatap muka, pribadi demi pribadi, berkumpul di suatu ruang kebaktian, akrab, beribadah bersama, bernyanyi bersama, berdoa bersama. Semuanya dalam satu ruang.

Jika memakai kosa kata ON-SITE, kata ini bukan lawan atau pengganti kata ONLINE. Antonim ONLINE adalah OFFLINE.

Lawan atau pengganti kata IBADAH ONLINE adalah IBADAH IN-PERSON. Tentu saja, bukan IBADAH OFFLINE.

ON-SITE sinonimnya ON THE SPOT atau ON THE SCENE. Artinya, sesuatu terjadi di tempat atau dilihat langsung.

Misalnya, jika ada interview on-site, orang yang diinterview harus datang ke kantor si pemberi kerja. Atau anda harus mengerjakan sesuatu di tempat, on-site, diawasi supervisor, tidak boleh dibawa pulang. Atau peninjauan suatu lokasi diadakan langsung di tempat, on the scene, atau on the spot, atau on-site, tidak lewat cara lain, misalnya lewat drone berkamera.

Bisakah BERIMAN itu berarti juga tertib dan betul memakai kosa kata Inggris?

Jadi, kebaktian tatap muka sekian individu di ruang gereja adalah kebaktian IN-PERSON.



Ibadah IN-PERSON di masa pandemi Covid-19

Mustinya kita merasa malu, kalau frasa kebaktian on-site terus saja dipakai. Terlanjur, bela diri seorang pendeta muda GKI.

Sekali lagi, yang betul dan terpelajar adalah memakai frasa KEBAKTIAN IN-PERSON.

Jangan sampai kita, gereja di Indonesia, ditertawakan para penutur asli bahasa Inggris. Tentu, maksudnya: penutur bahasa Inggris yang benar, yang terpelajar.

Kenapa tidak pakai saja kata-kata Indonesia: KEBAKTIAN TATAP MUKA, menggantikan kebaktian tatap layar LCD?

Jika ingin terdengar keren, ya pakai frasa Inggris yang betul: Kebaktian IN-PERSON.

Jika sudah tahu frasa ON-SITE SERVICE itu salah, tapi tetap dipakai juga oleh gereja, bukankah ini berarti gereja berbuat salah dengan sengaja.

"Ampunilah segala kesalahan kami, sebab kami tahu apa yang salah."

Lantas? 

Ya, INI YANG BETUL: IN-PERSON worship services. Bacalah kutipan di bawah ini.

"We are excited to welcome you back to an in-person worship service at PCC.

There are many details surrounding our in-person worship services. Please take the time to read the information completely, we want everyone to have a great, meaningful, safe time worshiping together again!"


https://www.pompeychurch.org/in-person-worship-services/

Tapi, friends,
Jika pimpinan gereja tetap mau menamakannya ibadah ON-SITE, meski meaning-nya bukan ibadah TATAP MUKA, ya silakan. Bukan urusan saya.

Saya cuma memberi sebuah masukan, tidak bisa menentukan pemakaian kosa kata Inggris yang benar oleh para pemuka gereja, apalagi mendikte para pemimpin gereja.



Ibadah IN-PERSON di ruang gereja sederhana di masa pandemi

Hal yang salah, jika makin umum dipakai di mana-mana dengan sengaja, ya hal yang salah ini akan menjadi kebenaran, pseudo-kebenaran, alias kebenaran gadungan.

Native speakers Inggris juga tidak semuanya tahu apa makna "on-site" jika diperhadapkan dengan makna "on-line". Cek saja di Internet.

Orang Indonesia yang tidak bisa berbahasa Indonesia dengan benar, ya ada mungkin 200 juta orang.

Begitu loh.
Good morning.

4 Juni 2021
ioanes rakhmat


Sunday, May 23, 2021

LIDAH (SEPERTI) API dalam KPR 2

Apa makna "LIDAH (SEPERTI) API" (Yunani: glōssa ōsei puros) dalam KPR 2?




Kalau "lidah api" dalam KPR 2 benar-benar lidah api, maka ruangan tempat "para rasul" dan orang percaya lainnya sedang berkumpul pasti terbakar. 

Jadi, "lidah api" ini pastilah suatu ungkapan figuratif. Makna teks Yunaninya memang makna figuratif, terlihat pada penambahan kata "seperti"  (Yunani: ōsei) di depan kata benda "api" (Yunani: puros).

Apa makna "lidah (seperti) api" ini?

Yang dimaksud dengan "lidah api" pada KPR 2 adalah metafora untuk Shekinah (Ibrani: שְׁכִינָה‎), yaitu "kehadiran ilahi dalam cahaya benderang", "the luminous presence of God". 

Patut diketahui bahwa kata benda feminin Shekinah sendiri baru masuk ke dalam kosakata teologis Yahudi pada era pasca-70 setelah Bait Allah dihancurkan oleh pasukan Romawi dalam Perang Yahudi Pertama melawan kekaisaran Romawi (66-74 M). 

Berhubung Ruang Maha Kudus tempat Allah berdiam dalam Bait Allah di tengah bangsa Yahudi sudah tidak ada, maka untuk menggambarkan TUHAN Israel tetap hadir dalam kemuliaan-Nya yang bercahaya-cahaya meski Bait Allah sudah tidak ada, para rabbi Yahudi menciptakan ungkapan baru Shekinah. Alhasil, TUHAN menjadi mahahadir, dan Bait Allah tidak dibutuhkan lagi (karena memang sudah hancur lebur).

Dalam Tanakh Yahudi, kata Shekinah tidak ditemukan. Kata ini dijumpai dalam literatur para rabbi seperti Mishnah, Talmud, dan Midrash. Juga muncul dalam Targum sebagai terjemahan otoritatif kitab suci Ibrani ke dalam bahasa Aram (mula-mula terjemahan lisan; belakangan baru menjadi terjemahan tertulis).

Makna "lidah api" dalam KPR 2 sama dengan kehadiran ilahi yang kudus, yang dilihat Musa pada "semak duri yang bernyala tapi tidak habis dimakan api" (Keluaran 3).

Makna yang sama juga terdapat pada ungkapan "tiang api" yang menyertai bangsa Israel yang sedang dalam perjalanan menuju tanah Kanaan di bawah pimpinan Musa setelah mereka meninggalkan negeri Mesir yang sebelumnya memperbudak mereka.

Dikisahkan dalam kitab Keluaran 34 bahwa Shekinah tampak pada wajah Musa setelah Musa bertemu berhadapan muka dengan Allah di gunung Sinai. Wajah Musa bercahaya benderang. Orang Israel tidak tahan melihat Shekinah yang terpantul dari wajah Musa.

Pada Keluaran 24:16-17 ada rujukan ke Shekinah, demikian, "Kemuliaan TUHAN diam di atas gunung Sinai." Shekinah ini "kemuliaan Tuhan yang tampak sebagai api yang menghanguskan" di puncak gunung itu.

Dalam Perjanjian Baru, Shekinah juga dikisahkan menyelubungi wajah dan tubuh Yesus di sebuah gunung yang tinggi. Dikisahkan, di saat itu Yesus "berubah rupa", mengalami metamorfē (Latin: transfiguratio), wajah dan tubuh-Nya penuh Shekinah. 

Tiga murid-Nya menyaksikan metamorfē Yesus di puncak gunung itu, di saat mana juga, dikisahkan, terlihat Musa dan Elia. Dua nabi PL ini memang dikaitkan dengan "api kemuliaan" Tuhan juga. Musa mengalami metamorfē di gunung Sinai. Elia diangkat ke sorga dengan kereta berapi yang ditarik kuda berapi.

Jadi, pada hari Pentakosta dalam tuturan KPR umat Kristen awal dulu mengalami pencahayaan ilahi, dikuasai "the luminous presence of God", dipenuhi Shekinah.

Umumnya dikisahkan, Shekinah menaungi seseorang atau sekumpulan orang sebagai awal "penerangan budi ilahi" ("divine enlightenment") dan "pemberdayaan ilahi" ("divine empowerment") yang diperlukan dalam rangka menunaikan berbagai tugas ilahi, atau di akhir kehidupan seseorang ketika TUHAN memuliakan dan membawanya langsung ke hadapan-Nya di kawasan adikodrati. 

Konsep Shekinah yang datang ke tengah umat serupa dengan ucapan Yesus di Injil Matius 18:20, "Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." Setelah kenaikan-Nya ke sorga, Yesus sebagai Shekinah hadir kembali untuk memberi penerangan Budi kepada para murid-Nya yang sedang berkumpul dan belajar dalam nama-Nya.

Bandingkan teks Matius 18:20 di atas dengan tiga teks Yahudi berikut:

"Ketika seseorang (atau umat) sedang mengkaji Taurat, Shekinah ada di antara mereka." (Pirkei Abbot 3:6)

"Di mana sepuluh orang berkumpul untuk berdoa, Shekinah hadir di situ." (Talmud Sanhedrin 39a)

"Di mana tiga orang duduk sebagai hakim-hakim, Shekinah ada bersama mereka." (Talmud Berakhot 6a)

Nah, "lidah serupa api" dalam KPR 2 adalah suatu ungkapan figuratif yang bermakna Shekinah datang atau turun ke tengah umat. Yakni ke tengah para rasul dan orang-orang percaya lainnya, dan mereka dianugerahi pencerahan budi dan pemberdayaan dari kawasan adikodrati. 

Itu mereka butuhkan dan punyai (kendati pun wajah dan/atau tubuh mereka tidak mengalami metamorfē) untuk melaksanakan amanat KPR 1:8, bahwa "kamu akan menerima kuasa kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung Bumi."


Jakarta, 23 Mei 2021

ioanes rakhmat


"Selamat Hari Pentakosta" 

Diedit 28 Januari 2024


Tuesday, May 11, 2021

Sekilas tentang Vaksinasi di Australia

 


Jumat, 9 April 2021, ada 88.500 dosis vaksin yang sudah disuntikkan ke warga Australia (OZ). Alhasil, total orang yang sudah divaksinasi baru 1,16 juta orang. Jumlah ini jauh di bawah target 4 juta orang yang semula ditetapkan PM Scott Morrison akan sudah dicapai 1 April 2021. Diperkirakan, vaksinasi tuntas penduduk OZ belum bisa dicapai sampai 2022.

Kecepatan vaksinasi atau "vaccination rate" (VR) OZ yang rendah ini jauh tertinggal jika dibandingkan banyak negara lain yang telah maju dan berkembang, bahkan lebih buruk jika dibandingkan VR di Rwanda, Indonesia dan Bermuda. VR sekarang di OZ berada pada peringkat ke-102 dunia!

Terdata, OZ kini sudah menyuntikkan vaksin 6,2 dosis per 100 orang, jauh di bawah Inggris dengan VR 67,5 dosis per 100 orang, Amerika 63,3 dosis per 100 orang, dan masih di bawah Jerman yang memiliki VR 26,7 dosis per 100 orang.


Penyebab utama VR OZ yang rendah itu adalah klinik-klinik dan sentra-sentra vaksinasi di OZ sangat kurang dikunjungi orang meski mereka sudah mendaftarkan diri. Penduduk tidak percaya atau ragu-ragu pada kemanjuran vaksin-vaksin yang ada.

Menteri Kesehatan OZ, Greg Hunt, menyatakan bahwa "vaksinasi saja bukan jaminan bahwa anda akan membuka kembali negara anda. Jika seluruh penduduk sudah divaksinasi, anda tidak dapat begitu saja membuka kembali perbatasan-perbatasan."

Pernyataan Greg Hunt tentu benar. Sebab kecepatan penularan virus global yang meningkat, efektivitas vaksin-vaksin, durabilitas antibodi-antibodi yang terbentuk lewat vaksinasi, agresivitas mutan-mutan virus, dan dampak global pandemi yang belum menunjukkan tanda-tanda telah tertanggulangi, semuanya harus ikut diperhitungkan dengan cermat.

Tetapi, pernyataan Greg Hunt itu ikut berkontribusi pada kurang tergeraknya warga OZ untuk menerima vaksinasi dosis lengkap. Alhasil, VR OZ rendah banget.

Selain itu, meski pemerintah OZ telah membuat kesepakatan-kesepakatan tertentu dengan perusahaan-perusahaan pengembang vaksin-vaksin (seperti Pfizer-BioNTech, Oxford-AstraZeneca, NovaVax, program Covax Faclity WHO, dan perusahaan vaksin domestik) untuk membeli vaksin-vaksin, masih banyak kendala dijumpai dalam penyediaan vaksin-vaksin.

Kasus efek samping "blood clots" dari vaksin AstraZeneca yang telah menelan 1 orang korban di OZ (perempuan berusia 40-an tahun) makin meningkatkan keraguan penduduk OZ pada keamanan vaksin-vaksin.

Pada pihak lain, warga juga menyalahkan pemerintah OZ yang dicap tidak memberi informasi yang cepat dan terbuka tentang vaksin-vaksin kepada masyarakat.

Alih-alih meningkatkan dengan cepat VR, pemerintah OZ memilih memberlakukan "national lockdown" atau karantina negara sampai 2024, paling cepat. Kapan lockdown akan berakhir, tidak dapat dipastikan. 

Kini OZ dijuluki sebagai "a prison island" atau "benua penjara", atau bahkan "a gilded cage" atau "sangkar emas" yang mengurung warganya (sejumlah 25,7 juta orang per Mei 2021 menurut Worldometer) dalam kemewahan dan tunjangan-tunjangan.

Karena kebijakan "lockdown" yang ketat, penutupan perbatasan-perbatasan dan pengendalian penularan lewat karantina, memang OZ berhasil menekan jumlah kasus positif (ada total 29.559 total kasus sejak awal pandemi), sampai hari ini.

Tapi, VR yang rendah dan imunisasi yang berjalan sangat lambat, selain menimbulkan masalah kesehatan, juga akan membuat OZ nantinya mengalami kerusakan ekonomi dan kerusakan sosial. Selain itu, akan juga muncul persoalan dan gangguan dalam program "travel bubble" yang baru berjalan dengan New Zealand, dan segera juga dengan Singapura.

Jika data terbaru diperhatikan, ada 2,7 juta dosis vaksin yang sudah disuntikkan (vaksin jenis apapun) sampai 11 Mei 2021. Sementara, saat ini diestimasi di OZ ada 192 kasus aktif, dengan total kematian 909 orang.

Direncanakan, dalam 3 fase akan dapat disuntikkan 45,2 juta dosis (1 orang menerima 2 dosis suntikan). Tetapi, terkait hal ini, PM Scott Morrison menyatakan bahwa "ada banyak ketidakpastian muncul" sehingga tidak mungkin untuk menetapkan di akhir tahun berapa program vaksinasi nasional akan rampung dijalankan.

Pemerintah OZ sudah merevisi target pencapaian jumlah orang yang divaksinasi selama kurun tertentu. Target terbaru ini berada jauh di bawah target semula.

Hingga 11 Mei 2021, data grafis menunjukkan ada selisih (dari target terbaru) sebesar 2,3 juta dosis yang belum disuntikkan dari yang seharusnya 5 juta dosis (2,7 juta + 2,3 juta). Lihat data grafis di bawah ini.




Jika dikalkulasi dari rerata kecepatan vaksinasi atau VR dalam 7 hari terakhir (sampai 11 Mei 2021) yang mencapai 45.800 orang per hari dosis tunggal, maka dibutuhkan waktu 30 bulan (2½ tahun) lagi untuk OZ dapat menyuntikkan 45 juta dosis pada penduduknya (dengan 1 orang menerima 2 dosis). Tentu harus diandaikan, pemerintah OZ akan dapat dengan bertahap meningkatkan VR di negara mereka.

Jakarta, 11 Mei 2021
ioanes rakhmat

Read more Guardian, Dailymail, Dailymail, BBC, GovAu



Monday, April 19, 2021

Puisiku: Wahai Adam!


WAHAI ADAM!

Ketika Yahweh ke sana sini berjalan
Di sebuah taman segala impian
Taman Eden yang indah berkilauan
Yahweh merasa sunyi sepi sendirian

Resahlah hati dan pikiran Yahweh
Ada yang kurang, lirih Yahweh
Taman indah ini sudah Kuciptakan
Tapi mengapa Aku tak terpuaskan?

Yahweh pun duduk termenung sunyi
Di atas sebuah batu tempat semedi
Seekor simpanse kikuk menghampiri
Menarik-narik Yahweh main adu lari

Hanya sebentar Yahweh mau main adu lari
Lalu hati Yahweh kembali kosong sunyi
Pikiran Yahweh pun mengembara tinggi
Mencari-cari jawaban kesunyian diri

Imajinasi Yahweh menari memandu
Bayang demi bayang melintas berlalu
Yahweh pun dituntun ke sebuah danau
Yang airnya jernih berkilau-kilau

Letak danau itu persis di tengah taman
Lalu Yahweh menunduk bercermin
Langsung Yahweh tertegun tak tertahan
Saat melihat wajah-Nya yang rupawan

Ah, ini jawaban yang Aku cari-cari
Seru Yahweh dengan wajah riang berseri
Aku butuh teman yang serupa diri-Ku
Seorang sobat yang segambar dengan-Ku

Jiwa seni Yahweh pun kini memandu
Dengan telunjuk-Nya batu semedi dipahat
Dari batu terbentuk sosok yang dirindu
Sosok tegap Adam rekan sejawat

Inilah dia gambar dan rupa diri-Ku
Teriak Yahweh sambil menari ayu
Kepada Adam Yahweh beri nafas hidup
Jantung Adam langsung berdegup

Jadilah Adam makhluk yang hidup
Dihembuskan Yahweh lagi roh kesadaran
Disusul hembusan roh pengetahuan
Cukupkah sudah bekal Adam untuk hidup?

Yahweh dan Adam seterusnya berkawan
Tak pernah lagi Yahweh merasa kesepian
Adam kawan Yahweh yang sepadan
Bersama simpanse mereka kerap berlarian

Pada mulanya adalah imajinasi dan seni
Yahweh menari lewat seni dan imajinasi
Tarian Yahweh bergelombang enerji
Dari enerji Adam lahir ke dunia ini

Tapi giliran Adam pun datang perlahan
Dia juga akhirnya merasa sunyi sendirian
Meski selalu ditemani Yahweh berduaan
Adam pun terus mencari-cari jawaban

Ah, Yahweh, ku ingin dapat kawan yang lain
Puteri Sophia sang kebijaksanaan
Sang puteri pun oleh Yahweh diciptakan
Dari tulang rusuk sang Adam yang rupawan

Wahai Adam, engkau akan selamanya
Menjadi makhluk yang penuh tanya
Mencari jawaban yang belum tersedia
Puteri Sophia ada di jalanmu selamanya!

Wahai Adam, Manusia arif cendekiawan
Begitu satu jawaban engkau temukan
Muncul lagi seribu pertanyaan
Menjadikan hidupmu bermakna bertujuan

Selalu ikuti pengetahuan dan kearifan
Supaya kau sadar arah langkah diayunkan
Di saat engkau sendiri dalam perjalanan
Bak elang sendirian terbang di awan-awan


Jakarta, 19 April 2021
ioanes rakhmat