Monday, July 19, 2021

Tiga bentuk kejahatan cyber: Phishing, Smishing/Waishing dan Vishing


Fishing atau Phishing?


Kita sudah lama mengetahui suatu bentuk cybercrime yang dinamakan phishing. Yakni penipuan lewat instrumen digital PCs atau smartphones dan devices lain dengan menggunakan tampilan gambar-gambar atau images pada layar LCD yang dibuat menyerupai atau menyamai halaman LOGIN suatu email atau suatu m-banking dan lain-lain. 

Phishing menampilkan halaman tiruan pada layar devices anda, sehingga anda, di saat baru membuka email anda (spam atau bukan spam) misalnya, merasa (seolah) sedang terhubung dengan lembaga-lembaga atau perusahaan-perusahaan penyedia dan pengguna teknologi informasi dan komunikasi resmi yang sudah terkenal, katakanlah Yahoo mail, Gmail, atau bank-bank terkenal, dlsb.

Umumnya kita tidak tahu, di saat pertama kalinya, bahwa halaman yang dapat muncul begitu saja pada devices smartphones atau PCs dll kita itu adalah halaman phishing, halaman palsu yang tampilannya lazimnya dibuat sangat persis dengan tampilan halaman LOGIN yang asli. Untuk meyakinkan anda, halaman phishing ini muncul dengan tingkat resolusi yang tinggi, yang dibuat dengan profesional.

Jika kita tidak sadar bahwa yang tampil pada layar LCD (meski kita tidak bermaksud membukanya) adalah gambar phishing, dan kita berpikir bahwa tampilan halaman palsu itu tampilan yang resmi (yang disampaikan ke kita dengan tujuan yang baik), kita akan tanpa ragu mengisi info sensitif dan data kita (misalnya yang terkait dengan info bank dan kartu kredit, dan khususnya password yang kita gunakan), lalu mengirimnya. 

Kalau hal itu kita lakukan, info dan data rahasia pribadi kita sudah jatuh ke tangan orang lain, dan akibat-akibat selanjutnya akan muncul. Kecuali anda cepat menyadari penipuan cara phishing ini, lalu secepat mungkin anda mengganti password anda dan info lain yang berkaitan pada tampilan halaman yang asli yang secepat kilat anda buka dan mengaksesnya. 

Phishing pada halaman Login m-banking juga bisa berupa image kolom Login kedua yang baru muncul pada satu tampilan halaman asli yang sama. Jadi, ada dua kolom Login. Yang satu asli, dan yang lainnya produk kejahatan phishing. Biasanya, phishing cara ini yang bertujuan untuk mengambil info dan data sensitif pribadi anda pada aplikasi m-banking anda, akan langsung membuat anda, pertama, bingung, lalu segera sadar bahwa anda sedang digiring jatuh ke tangan para penjahat cyber.

Phishing tidak terbatas pada bentuk halaman bergambar tiruan yang sangat menyerupai halaman Login asli suatu media sosial atau suatu email atau suatu aplikasi. 

Phishing juga digunakan untuk memperoleh data dan info pribadi anda terkait dengan Smartphone ID anda (misalnya Samsung Account anda dll.). Phishing jenis ini dapat muncul begitu saja ketika anda sudah mengisi password smartphone anda untuk mulai menjalankannya, atau ketika anda disodorkan pembaruan Syarat dan Ketentuan serta Kebijakan Privasi yang harus anda AGREE. 

Smartphone yang di dalamnya terpasang anti-malware ("anti-malicious ware") atau memiliki fitur yang mampu mendeteksi aktivitas yang mencurigakan pada smartphone anda, akan menjegal kejahatan cyber jenis ini jika tersedia waktu cukup bagi aplikasi anti-malware dan anti kegiatan yang mencurigakan tersebut untuk mendeteksi dan menggagalkannya. 

Supaya pencegahan otomatis ini terjadi, anda harus tidak boleh spontan meng-AGREE setiap Syarat dan Ketentuan serta Kebijakan Privasi yang baru. Bacalah semuanya dengan seksama, dus memberi cukup waktu bagi sistem perlindungan dalam smartphone anda untuk bekerja dan menemukan aktivitas kejahatan lalu mengeliminirnya.

Jika lewat phishing pencurian smartphone ID anda sukses dilakukan si penjahat cyber, cara phishing ini bekerja sebagai ransomware. Lewat kejahatan ransomware yang berhasil dilakukan, akses personal anda ke berkas-berkas anda dan bahkan ke smartphone atau device anda lainnya akan terkunci. 

Untuk bisa membuka kembali akses anda, para penjahat pemakai ransomware yang anonimus akan memberi anda jalan-jalan, di antaranya anda diperas untuk membayar sejumlah uang ke mereka lewat jalur-jalur yang sangat sulit atau tak mungkin dapat ditelusuri dan identitas pemiliknya tak dapat diketahui.

Nah, bentuk kedua yang dekat dengan phishing adalah smishing

Penipuan cara smishing tidak dilakukan lewat gambar-gambar atau images, tetapi lewat SMS palsu yang dikirim acak ke sangat banyak orang lewat smartphones. Jika ribuan SMS palsu mereka kirim acak, maka pasti akan ada banyak nomor smartphones yang masuk ke dalam jala yang telah mereka tebarkan.







Contoh-contoh smishing


Dengan berbasis pengetahuan tentang apa yang sedang berlangsung dalam masyarakat, yang dibangun dan dirancang mereka sendiri lewat "enjiniring sosial", para penjahat smishing mengirim SMS-SMS ke sangat banyak nomor smartphones. 

Bunyi SMS smishing disiapkan begitu rupa sehingga para penerima SMS-SMS palsu itu umumnya akan terdorong untuk mempercayai pesan SMS palsu tersebut dan melaksanakan apa yang diminta para pelaku kejahatan smishing.

Lazimnya, SMS smishing berisi pesan netral atau tidak langsung terlihat sebagai suatu tipu muslihat atau sebagai suatu kejahatan cyber.

Pesan SMS smishing umumnya menggiring penerima dan pembacanya untuk mengklik satu (atau dua) tautan ("link") palsu yang akan membawanya ke suatu situs web.

Nah, di situs web itulah data dan info pribadi dan rahasia si penerima SMS smishing akan jatuh ke tangan pihak lain yang sedang melakukan suatu kejahatan cyber. Atau para calon korban diberi instruksi-instruksi tertentu lewat situs web kejahatan smishing.

Selain mencantumkan suatu tautan palsu yang dapat diklik, para pelaku smishing juga memendekkan alamat URL yang diberi mereka untuk menghindari pelacakan. 

Jika smishing dilakukan lewat WA (WhatsApp), maka namanya berubah menjadi waishing. Cara kerja kejahatan waishing sama dengan smishing.

Ada banyak pesan palsu yang disampaikan lewat smishing dan waishing. Misalnya, SMS atau pesan WA tentang pemberian diskon belanja yang besar atau diskon tagihan jika tautan yang dicantumkan anda klik lalu anda memenuhi semua hal yang diminta pada situs web yang tautannya anda telah klik. Atau anda menerima pesan SMS atau pesan WA yang seolah akrab tentang perpanjangan kontrak rumah dan nomor rekening bank yang harus anda pakai jika anda mau membayar uang kontrak rumah tersebut.

Di masa pandemi Covid-19 saat ini, aktivitas belanja online meningkat tajam. Para kriminal smishing dan waishing memanfaatkan sikon pandemi lewat kegiatan ekonomi belanja online. 

Mereka mengirim pesan SMS dan pesan WA (termasuk yang dilengkapi dengan gambar/image, misalnya logo hijau WA) yang mencantumkan nama perusahaan online yang terkenal, dengan disertai tautan ke situs web tertentu. Anda diminta mengklik tautan tersebut jika anda mau mendapatkan diskon besar atau hadiah yang sangat menarik atau percepatan proses pemesanan dan pengiriman. Biasanya dilengkapi juga dengan suatu notifikasi bahwa paket pesanan anda akan dipulangkan ke si penjual online jika ongkos kirim ("shipping fee") dalam jumlah tertentu tidak segera anda bayar lewat cara-cara yang telah diatur dalam keterangan di situs web yang tautannya telah dipasang pada SMS atau pesan WA palsu tersebut.

Karena, sekali lagi, pesan-pesan smishing atau waishing berbunyi netral atau tidak menimbulkan kesan mau menipu atau berisi ancaman, kita harus memberi reaksi sigap waspada jika kita tidak ingin menjadi korban pelaku-pelaku kejahatan smishing dan waishing yang bermoral bobrok (mereka dapat sangat beragama, juga bisa ateis).

Kita harus jangan langsung percaya begitu saja pada pesan SMS atau pesan WA apapun, atau file WA apapun, menggiurkan sekalipun, atau tampak misterius dan mencurigakan, lebih lagi jika pesan tersebut datang dari orang atau pihak yang kita tidak kenal. 

Ingat, suatu pesan SMS atau suatu pesan WA yang datang dari seseorang atau suatu perusahaan yang kita tidak pernah bangun hubungan, yang bunyinya terlalu memberi harapan, terlalu bagus, atau terlalu murah hati jarak jauh, sangat mungkin adalah pesan-pesan smishing atau waishing yang berisi tipu muslihat kebaikan. Kita katakan, pesan-pesan tersebut "too good to be true" atau "too bad to be true". Ujung-ujungnya, penipuan atau pemerasan, atau intimidasi.

Nah, jika kita menerima smishing dan/atau waishing, tautannya jangan sekali-sekali diklik, dan jangan sekali-sekali meng-input info dan data rahasia pribadi anda pada situs web terkait. Instruksi-instruksinya, jika anda sudah terlanjur membuka tautannya, jangan diikuti.

Juga jangan menjawab atau me-reply SMS smishing atau pesan WA waishing.

Tetapi jika karena tidak menyadari keadaan, anda membalas SMS smishing atau pesan WA waishing, lalu SMS balasan atau pesan WA balasan anda itu mental balik ke anda, atau tidak pernah terkirim, berhubung nomor smartphone mereka tidak real, anda masih beruntung.

Tetapi adalah hal yang tidak menguntungkan, jika balasan anda itu masuk ke smartphones mereka, lantaran nomor smartphone anda jadi terkonfirmasi di tangan mereka. Selanjutnya, nomor smartphone anda akan dimasukkan ke dalam daftar spam mereka lalu anda akan diganggu selanjutnya lewat jalur Internet dan device anda.

Nah, jika phishing, smishing dan waishing yang telah dibeberkan di atas dilakukan lewat dering telpon lalu percakapan lisan terjadi, cara penipuan cyber ini dinamakan vishing. Lazimnya, para penjahat cyber dapat memakai tiga cara ini sekaligus, berurutan, kepada para calon korban mereka.

Akhir kata, setelah anda memahami kejahatan-kejahatan di atas, dan anda tahu anda sedang diincar, langkah terbaik adalah memblokir dan melaporkan nomor smartphones mereka. Ada caranya pada masing-masing aplikasi. 

Jika anda menjadi target kejahatan phishing lewat tampilan halaman Login aplikasi m-banking anda, yang dengan tiba-tiba saja terpasang dua tombol Login di situ (sebelumnya selalu hanya muncul 1 tombol Login asli), segeralah buat screencapture halaman tersebut, lalu secepatnya anda laporkan dengan disertai screencapture tersebut sebagai bukti.

Semoga bermanfaat.

Jakarta, 19 Juli 2020

ioanes rakhmat


https://www.proofpoint.com/us/threat-reference/smishing

https://blog.malwarebytes.com/cybercrime/mobile/2021/04/what-is-smishing-the-101-guide/

https://www.howtogeek.com/526115/what-is-smishing-and-how-do-you-protect-yourself/





Friday, July 2, 2021

Puisiku: Lari ke Rumah Mentari

Puisiku:

Lari ke Rumah Mentari



Aku sungguh ingin mandiri
Jauh dari-Mu bergegas pergi
Merantau tinggalkan negeri
Tegar menuju rumah Mentari

Tak enak dan tak elok
Hidup terus-menerus minta dikolok
Sedikit-sedikit rindu mengadu
Sedikit-sedikit meratap pilu

Jauh, jauh, jauh di langit tinggi
Bak elang sendirian menembus badai
Aku terbang lebih tinggi dari pelangi
Dalam keheningan tak terperi

Aku ingin sunyi sendiri
Tanpa Engkau menemani
Ku mau jadi lelaki sejati
Kuat, tegar dan kokoh sendiri

Tak lagi memanggil-manggil-Mu Bapa
Tak lagi menangis tanpa air mata
Tak lagi bak bayi rindu susu sang bunda
Tak lagi dituntun bak seorang buta

Akhirnya aku sampai
Di rumah hangat sang Mentari
Kosong sunyi tinggi tak terperi
Girang aku dalam hati sanubari

Dalam kesendirian tanpa kawan
Masuk dalam kesunyian
Kupikir aku telah merdeka
Tapi duuuuh sesuatu tetap membara

Menghanguskan kesendirianku
Menghangatkan batinku
Menggelorakan pikiranku
Melelehkan keakuanku

Siapakah itu yang tetap menyala?
Siapakah itu yang tetap mengikuti?
Siapakah itu yang tetap berbicara?
Siapakah itu yang kekeh berdiam di hati?

Dalam hening sesuatu menjawab
Dengan suara yang kukenal akrab
Engkau lagi, Engkau lagi, Engkau lagi
Yang selalu menemani tak pernah pergi

Duuuuh... di dalamku Kau tetap ada
Meski aku telah jauh lari mengembara
Sampai di rumah Mentari di angkasa
Pikirku, aku telah menjadi manusia

Di rumah tinggi sang Mentari
Aku ternyata tak seorang diri
Seandainya pun aku tiba di tepi jagat
Suara sunyi itu tetap akan terdengar kuat

Kini kusadari terpukau berkilau
Sungguh aku adalah Engkau
Sungguh Engkau adalah aku
Kita berdua telah kokoh menyatu

Tak ada gunanya aku lari
Lepas dari-Mu untuk berdikari
Di mana pun Engkau ada
Di situ pun aku juga ada

Di saat mana pun Engkau tidak ada
Di saat itu pun aku juga tiada
Ada dan tiada tidaklah berbeda
Ruang dan waktu tak lagi berkuasa

Dalam kefanaan, aku abadi
Apakah aku kini manusia sejati?
Kali ini Engkau membungkam sunyi
Membiarkan aku mencari jawab sendiri

Pencarian yang tak pernah terakhiri!

Jakarta, 2 Juli 2021
ioanes rakhmat

Wednesday, June 30, 2021

INGGRIS dan AMERIKA MEWASPADAI VARIAN DELTA VIRUS SARS-CoV-2

 



DI INGGRIS, virus SARS-CoV-2 varian delta asal India (terdeteksi pertama kali di India akhir 2020) menimbulkan hal-hal berikut.

1. Sebagai virus dominan (95%) sekarang yang paling cepat ("the fastest") berkembang dan menular ("hyper-transmissible") sambil terus-menerus bermutasi, dan paling mudah beradaptasi ("the fittest") dengan lingkungan yang berubah, misalnya, orang yang imun semakin banyak karena kesembuhan dari Covid-19 dan karena vaksinasi. Alhasil, untuk dapat tetap bertahan hidup, virus-virus bermutasi terus, meski angka kecepatan vaksinasi ("vaccination rate" atau VR) tinggi, di Inggris dan di negara maju lain.

2. Saat ini, varian delta di Inggris menginfeksi lebih dari 1 orang dari antara 670 orang, sementara per 3 Mei 2021 ditemukan 1 dari 1.000 orang terpapar varian delta. Temuan ini berdasarkan kurang lebih 110.000 tes swab rumahan yang dilakukan antara 20 Mei hingga 7 Juni 2021. Secara umum, infeksi varian delta di Inggris luar biasa meningkat sejak akhir Mei hingga awal Juni 2021. Peningkatan ini sejalan dengan varian delta yang kian dominan.


Info grafis gelombang ketiga penularan virus corona di Inggris belakangan ini

3. Kalangan yang paling rentan terinfeksi varian delta adalah orang muda (usia di bawah 50-an tahun), orang yang belum divaksinasi sama sekali, dan orang yang belum lengkap divaksinasi (2 dosis, kecuali untuk vaksin Johnson & Johnson yang cukup 1 dosis).

4. Orang yang berusia lebih tua (50-an tahun ke atas) paling rentan mati jika sudah terinfeksi. Hal ini memang sudah lama diketahui. Umumnya, makin lansia, makin rentan mati jika terjangkit Covid-19.

5. Dari 92.029 kasus positif (Februari-pertengahan Juni 2021), 82.500 kasus dialami orang muda Inggris di bawah 50 tahun, dan bagian terbesar dari mereka (53.822 kasus) ditemukan pada individu-individu yang belum divaksinasi.

6. Dari 53.822 kasus individu yang belum divaksinasi, mayoritas ditemukan pada orang di bawah 50-an tahun (yakni 52.846 kasus), dan hanya 976 kasus pada orang di atas 50-an tahun.

7. Namun, jumlah orang yang mati karena terinfeksi varian delta (sejumlah 117 kasus kematian), kebanyakan berusia di atas 50-an tahun. Ada 8 orang yang mati yang berumur di bawah 50-an tahun, dengan 6 orang belum divaksinasi dan 2 lagi belum lengkap divaksinasi (2 dosis).

8. Dari 92.029 kasus positif terinfeksi varian delta di Inggris, 20.000 orang baru menerima 1 dosis suntikan vaksin, dan 7.235 kasus terjadi pada orang yang sudah divaksinasi lengkap 2 dosis.

9. Data dari Public Health England, Inggris, menunjukkan bahwa 2 dosis vaksin Pfizer dan 2 dosis vaksin Oxford-AstraZeneca sangat efektif menghindarkan orang yang terinfeksi varian delta dari keharusan masuk ke rumah sakit.

10. Terdata, sekarang ini hampir 85% orang Inggris usia dewasa sudah menerima 1 dosis vaksin, dan 61,9% telah menerima 2 dosis suntikan. Ini suatu prestasi VR yang tinggi. Tetapi, meski VR Inggris termasuk salah satu yang tercepat di dunia, kini serangan gelombang ketiga virus corona varian delta di Inggris meningkat, dengan kasus positif terinfeksi harian naik terus, meski tidak/belum separah serangan gelombang sebelumnya.

11. Karena kondisi di atas (poin 10), Inggris kini menjadi pusat perhatian dunia, terutama Amerika, sebagai suatu kasus uji untuk orang menemukan jawaban-jawaban ihwal apakah vaksinasi massal yang cepat dapat mengakhiri siklus berulang lockdown dan "preventive measures" atau pelaksanaan protokol kesehatan yang sejauh ini telah memukul ekonomi dunia.

12. Varian delta tampak mengurangi efektivitas vaksin, khususnya kalau orang baru menerima 1 dosis suntikan. Jika sudah menerima 2 dosis suntikan, efektivitas vaksin terlihat tinggi dalam memproteksi orang dari infeksi varian delta, dan mengurangi jumlah orang yang harus dirawat di rumah sakit.

13. WHO memprediksi bahwa varian delta yang kini telah menyebar sedikitnya ke lebih dari 92 negara, akan segera menjadi strain virus corona yang paling dominan di seluruh dunia.

Bagaimana kondisi dan reaksi Amerika Serikat terhadap sikon di Inggris?

14. Situasi di Amerika sama dengan situasi di Inggris, yakni varian delta juga makin dominan, makin umum ditemukan. Sekarang, 20% dari kasus-kasus yang baru terdiagnosa di Amerika adalah kasus-kasus infeksi varian delta. Dalam 1 minggu, kasus positif terinfeksi varian delta meningkat dari 6% ke 10%.

15. Menurut Dr. Anthony Fauci (penasihat medik utama Presiden Joe Biden), dalam sekian migggu ke depan atau 1 bulan ke depan, varian delta akan menjadi dominan di Amerika, seperti sedang terjadi di Inggris. Dus, varian delta adalah suatu ancaman terbesar bagi Amerika saat ini, sementara negara besar ini sedang berupaya mengeliminir Covid-19 lewat vaksinasi massal dengan kecepatan tinggi, kurang lebih 1 juta orang divaksinasi per hari dengan 3 vaksin top dunia: Pfizer, Moderna, dan Johnson & Johnson. 

Kata Fauci, "kita tidak dapat membiarkan penularan varian delta yang sangat cepat terjadi di Amerika." Diperkirakan, varian delta dapat memunculkan suatu epidemi baru di Amerika sampai masuk ke musim gugur. Kata Fauci lagi, "Telah terjadi ledakan kasus positif varian delta di Inggris, dari suatu varian minor berubah menjadi varian yang menginfeksi 90% pasien Covid-19 yang diisolasi di Inggris." Keadaan ini ditakutkan juga akan segera real dialami Amerika.

16. Di negara-negara bagian sebelah Selatan Amerika di mana vaksinasi tak maju-maju, varian delta yang kini menjadi suatu varian yang diwaspadai ("a variant of concern") akan dengan cepat melanda Selatan Amerika.

17. Varian delta menimbulkan simtom-simtom tambahan lain, selain simtom-simtom yang sudah diketahui selama ini yang dialami penderita Covid-19. Simtom batuk-batuk, kehilangan fungsi indra pencium dan indra perasa sudah makin jarang. Tapi sejumlah simtom lain muncul: sakit kepala, radang/pembengkakan tenggorokan, ingusan tanpa henti, tidak berselera makan, otot dan tulang terasa sakit, lebih banyak menginfeksi orang muda, meningkatkan keparahan penyakit, membunuh lebih banyak, dan dapat menginfeksi kembali para penyintas Covid-19.

18. Diberitakan juga, dalam uji di laboratorium vaksin mRNA Moderna menghasilkan antibodi-antibodi penetralisir yang tinggi untuk memberi perlindungan terhadap infeksi berbagai varian virus, termasuk varian delta, dengan mencegah virus-virus menyusup masuk ke dalam sel-sel tubuh manusia di saat mana virus-virus memperbanyak diri.

19. Diinfokan, sementara bisa memproteksi penuh terhadap varian utama virus SARS-CoV-2, terhadap varian delta vaksin mRNA Moderna mengalami penyusutan titer antibodi penetralisir sampai 2,1 kali lipat, dan 4 kali lipat terhadap varian eta (ditemukan di Nigeria), 8 kali lipat terhadap varian baru yang diidentifikasi di Angola (dinamakan varian A.VOI.V2).

20. Meskipun mengalami penyusutan antibodi, namun antibodi penetralisir yang dihasilkan mRNA Moderna dipandang masih cukup tinggi untuk mencegah penyakit Covid-19. Vaksin mRNA menghasilkan suatu reaksi imun yang kuat sehingga tercipta surplus antibodi ketika melawan varian asli SARS-CoV-2 (varian China, Desember 2019).

21. Apa mau dikata, varian delta telah bermutasi lagi menjadi varian delta plus (ditemukan di India), khususnya pada protein "spike"-nya sehingga muncul protein "spike" yang berbeda yang dinamakan mutasi K 417 N.

Mutasi "plus" ini membuat varian delta plus lebih cepat menular, lebih cepat bertambah banyak, dan mampu menghindari imunitas yang diberikan antibodi manusia sehingga antibodi-antibodi tak fungsional, dus efektivitas vaksin-vaksin juga tenggelam. Artinya, kemampuan varian-varian baru delta dan delta plus untuk membunuh para penderita Covid-19 makin meningkat.

22. Varian delta plus K 417 N diwaspadai betul karena varian ini menular lebih/paling cepat, mengikatkan diri lebih kuat pada reseptor-reseptor sel-sel organ paru, dan mengurangi respons antibodi monoklonal, dus mengurangi kemanjuran terapi kombinasi antibodi monoklonal yang selama ini terlihat efektif dalam menyelamatkan kehidupan para penderita Covid-19 yang parah.

23. Virus corona varian-varian baru yang lebih cepat dan lebih agresif menular, dan lebih mematikan, akan terus muncul (diperkirakan sampai 5 tahun yang akan datang) karena virus-virus corona ingin tetap bertahan hidup dalam inang-inang manusia. 

Ya, sekali lagi, lantaran manusia yang imun terhadap virus corona varian sebelumnya sudah makin banyak lewat kesembuhan dan vaksinasi. Untuk tetap hidup, virus-virus mempunyai mekanisme pertahanan diri, yakni bermutasi terus-menerus sehingga dapat luput dari perlawanan oleh antibodi. Organisme apapun juga harus beradaptasi dengan lingkungan yang baru jika ingin bertahan hidup. Inilah salah satu prinsip utama teori evolusi biologis spesies.

24. Perkembangan yang tidak membesarkan hati tersebut, yang dapat membuat orang ciut hati, memerlukan prokes 6M dijalankan terus, mungkin selamanya (atau sampai 5 tahun ke depan, paling cepat. Semoga tidak!), selain vaksinasi lengkap dengan vaksin-vaksin yang memiliki efektivitas atau efikasi tinggi (95%- 97%) menjadi suatu keharusan yang tidak boleh ditepis. 

Kita di Indonesia yang sudah divaksinasi 2 dosis vaksin Sinovac marilah berdoa terus supaya diberi kesempatan untuk divaksin dosis ketiga dengan vaksin mRNA Pfizer/Moderna generasi terbaru dan dosis keempat dengan vaksin Oxford-AstraZeneca generasi terbaru. Sudah dibuktikan bahwa suntikan gabungan ("mixed shots") berjedah waktu dua jenis vaksin berbeda (mRNA dan "attenuated vaccine") menghasilkan antibodi-antibodi titer tinggi dan mengaktifkan sel-sel limfosit T.



Di saat penularan tinggi virus varian delta, pemandangan makan bersama di restoran indoor di Jakarta di atas malah makin sering kita lihat! 

25. Jalankan dengan kesadaran penuh demi keselamatan diri sendiri dan diri orang lain prokes 6M:


Orang malah sengaja tidak menjalankan prokes 6M lagi, karena mereka cerdas dan letih! Makan bersama di ruang indoor restoran-restoran membuat mereka hepi.

• Memakai masker (disarankan rangkap dua: masker medik di sebelah dalam, dan masker kain di sebelah luar)
• Menjauhi dan tidak membuat kerumunan, termasuk kerumunan di ruang indoor restoran-restoran dan ruang publik lain
• Menjaga jarak fisik 1,5 meter dengan orang lain di tempat-tempat umum indoor dan outdoor
• Mencuci tangan dengan memakai sabun
• Meningkatkan daya kerja sistem imun tubuh lewat berbagai cara
• Menghirup udara segar yang bersirkulasi lewat ventilasi yang cukup di ruang indoor publik dengan tetap memakai masker rangkap dua.

Jakarta, 30 Juni 2021
ioanes rakhmat

N.B. Tolong jangan bekap tulisan ini untuk diri sendiri saja, tapi share-lah lebih luas lagi. Knowledge exists to be shared.
     

Sumber-sumber:

https://www.cnbc.com/2021/06/29/who-is-most-at-risk-from-the-delta-variant.html

https://www.cnbc.com/2021/06/28/how-the-uk-with-the-delta-variant-is-a-blueprint-for-the-us.html

https://www.bloomberg.com/news/articles/2021-06-29/moderna-s-covid-shot-produces-antibodies-against-delta-variant

https://www.cnbc.com/2021/06/25/uk-closely-watched-with-its-vaccine-program-and-surge-in-cases.html

https://www.cnbc.com/2021/06/24/delta-plus-covid-variant-heres-what-you-need-to-know.html

https://www.aljazeera.com/news/2021/6/23/explainer-what-is-the-delta-plus-variant-of-covid-19

https://www.cnbc.com/2021/06/17/covid-delta-variant-symptoms-spread-and-what-to-look-out-for.html

https://www.cnbc.com/2021/06/23/delta-covid-variant-fauci-says-delta-accounts-for-20percent-of-new-cases-in-us.html

Friday, June 4, 2021

Gereja SENGAJA SALAH pakai kosa kata Inggris ON-SITE


Ini kebaktian IN-PERSON, bukan kebaktian ONLINE, bukan kebaktian OFFLINE, juga bukan kebaktian ON-SITE


Teman-teman,
Kebaktian tatap muka di ruang gereja namanya IN-PERSON WORSHIP SERVICE. Orang saling berjumpa langsung, bertatap muka, pribadi demi pribadi, berkumpul di suatu ruang kebaktian, akrab, beribadah bersama, bernyanyi bersama, berdoa bersama. Semuanya dalam satu ruang.

Jika memakai kosa kata ON-SITE, kata ini bukan lawan atau pengganti kata ONLINE. Antonim ONLINE adalah OFFLINE.

Lawan atau pengganti kata IBADAH ONLINE adalah IBADAH IN-PERSON. Tentu saja, bukan IBADAH OFFLINE.

ON-SITE sinonimnya ON THE SPOT atau ON THE SCENE. Artinya, sesuatu terjadi di tempat atau dilihat langsung.

Misalnya, jika ada interview on-site, orang yang diinterview harus datang ke kantor si pemberi kerja. Atau anda harus mengerjakan sesuatu di tempat, on-site, diawasi supervisor, tidak boleh dibawa pulang. Atau peninjauan suatu lokasi diadakan langsung di tempat, on the scene, atau on the spot, atau on-site, tidak lewat cara lain, misalnya lewat drone berkamera.

Bisakah BERIMAN itu berarti juga tertib dan betul memakai kosa kata Inggris?

Jadi, kebaktian tatap muka sekian individu di ruang gereja adalah kebaktian IN-PERSON.



Ibadah IN-PERSON di masa pandemi Covid-19

Mustinya kita merasa malu, kalau frasa kebaktian on-site terus saja dipakai. Terlanjur, bela diri seorang pendeta muda GKI.

Sekali lagi, yang betul dan terpelajar adalah memakai frasa KEBAKTIAN IN-PERSON.

Jangan sampai kita, gereja di Indonesia, ditertawakan para penutur asli bahasa Inggris. Tentu, maksudnya: penutur bahasa Inggris yang benar, yang terpelajar.

Kenapa tidak pakai saja kata-kata Indonesia: KEBAKTIAN TATAP MUKA, menggantikan kebaktian tatap layar LCD?

Jika ingin terdengar keren, ya pakai frasa Inggris yang betul: Kebaktian IN-PERSON.

Jika sudah tahu frasa ON-SITE SERVICE itu salah, tapi tetap dipakai juga oleh gereja, bukankah ini berarti gereja berbuat salah dengan sengaja.

"Ampunilah segala kesalahan kami, sebab kami tahu apa yang salah."

Lantas? 

Ya, INI YANG BETUL: IN-PERSON worship services. Bacalah kutipan di bawah ini.

"We are excited to welcome you back to an in-person worship service at PCC.

There are many details surrounding our in-person worship services. Please take the time to read the information completely, we want everyone to have a great, meaningful, safe time worshiping together again!"


https://www.pompeychurch.org/in-person-worship-services/

Tapi, friends,
Jika pimpinan gereja tetap mau menamakannya ibadah ON-SITE, meski meaning-nya bukan ibadah TATAP MUKA, ya silakan. Bukan urusan saya.

Saya cuma memberi sebuah masukan, tidak bisa menentukan pemakaian kosa kata Inggris yang benar oleh para pemuka gereja, apalagi mendikte para pemimpin gereja.



Ibadah IN-PERSON di ruang gereja sederhana di masa pandemi

Hal yang salah, jika makin umum dipakai di mana-mana dengan sengaja, ya hal yang salah ini akan menjadi kebenaran, pseudo-kebenaran, alias kebenaran gadungan.

Native speakers Inggris juga tidak semuanya tahu apa makna "on-site" jika diperhadapkan dengan makna "on-line". Cek saja di Internet.

Orang Indonesia yang tidak bisa berbahasa Indonesia dengan benar, ya ada mungkin 200 juta orang.

Begitu loh.
Good morning.

4 Juni 2021
ioanes rakhmat


Sunday, May 23, 2021

LIDAH (SEPERTI) API dalam KPR 2

Apa makna "LIDAH (SEPERTI) API" (Yunani: glōssa ōsei puros) dalam KPR 2?




Kalau "lidah api" dalam KPR 2 benar-benar lidah api, maka ruangan tempat "para rasul" dan orang percaya lainnya sedang berkumpul pasti terbakar. 

Jadi, "lidah api" ini pastilah suatu ungkapan figuratif. Makna teks Yunaninya memang makna figuratif, terlihat pada penambahan kata "seperti"  (Yunani: ōsei) di depan kata benda "api" (Yunani: puros).

Apa makna "lidah (seperti) api" ini?

Yang dimaksud dengan "lidah api" pada KPR 2 adalah metafora untuk Shekinah (Ibrani: שְׁכִינָה‎), yaitu "kehadiran ilahi dalam cahaya benderang", "the luminous presence of God". 

Patut diketahui bahwa kata benda feminin Shekinah sendiri baru masuk ke dalam kosakata teologis Yahudi pada era pasca-70 setelah Bait Allah dihancurkan oleh pasukan Romawi dalam Perang Yahudi Pertama melawan kekaisaran Romawi (66-74 M). 

Berhubung Ruang Maha Kudus tempat Allah berdiam dalam Bait Allah di tengah bangsa Yahudi sudah tidak ada, maka untuk menggambarkan TUHAN Israel tetap hadir dalam kemuliaan-Nya yang bercahaya-cahaya meski Bait Allah sudah tidak ada, para rabbi Yahudi menciptakan ungkapan baru Shekinah. Alhasil, TUHAN menjadi mahahadir, dan Bait Allah tidak dibutuhkan lagi (karena memang sudah hancur lebur).

Dalam Tanakh Yahudi, kata Shekinah tidak ditemukan. Kata ini dijumpai dalam literatur para rabbi seperti Mishnah, Talmud, dan Midrash. Juga muncul dalam Targum sebagai terjemahan otoritatif kitab suci Ibrani ke dalam bahasa Aram (mula-mula terjemahan lisan; belakangan baru menjadi terjemahan tertulis).

Makna "lidah api" dalam KPR 2 sama dengan kehadiran ilahi yang kudus, yang dilihat Musa pada "semak duri yang bernyala tapi tidak habis dimakan api" (Keluaran 3).

Makna yang sama juga terdapat pada ungkapan "tiang api" yang menyertai bangsa Israel yang sedang dalam perjalanan menuju tanah Kanaan di bawah pimpinan Musa setelah mereka meninggalkan negeri Mesir yang sebelumnya memperbudak mereka.

Dikisahkan dalam kitab Keluaran 34 bahwa Shekinah tampak pada wajah Musa setelah Musa bertemu berhadapan muka dengan Allah di gunung Sinai. Wajah Musa bercahaya benderang. Orang Israel tidak tahan melihat Shekinah yang terpantul dari wajah Musa.

Pada Keluaran 24:16-17 ada rujukan ke Shekinah, demikian, "Kemuliaan TUHAN diam di atas gunung Sinai." Shekinah ini "kemuliaan Tuhan yang tampak sebagai api yang menghanguskan" di puncak gunung itu.

Dalam Perjanjian Baru, Shekinah juga dikisahkan menyelubungi wajah dan tubuh Yesus di sebuah gunung yang tinggi. Dikisahkan, di saat itu Yesus "berubah rupa", mengalami metamorfē (Latin: transfiguratio), wajah dan tubuh-Nya penuh Shekinah. 

Tiga murid-Nya menyaksikan metamorfē Yesus di puncak gunung itu, di saat mana juga, dikisahkan, terlihat Musa dan Elia. Dua nabi PL ini memang dikaitkan dengan "api kemuliaan" Tuhan juga. Musa mengalami metamorfē di gunung Sinai. Elia diangkat ke sorga dengan kereta berapi yang ditarik kuda berapi.

Jadi, pada hari Pentakosta dalam tuturan KPR umat Kristen awal dulu mengalami pencahayaan ilahi, dikuasai "the luminous presence of God", dipenuhi Shekinah.

Umumnya dikisahkan, Shekinah menaungi seseorang atau sekumpulan orang sebagai awal "penerangan budi ilahi" ("divine enlightenment") dan "pemberdayaan ilahi" ("divine empowerment") yang diperlukan dalam rangka menunaikan berbagai tugas ilahi, atau di akhir kehidupan seseorang ketika TUHAN memuliakan dan membawanya langsung ke hadapan-Nya di kawasan adikodrati. 

Konsep Shekinah yang datang ke tengah umat serupa dengan ucapan Yesus di Injil Matius 18:20, "Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." Setelah kenaikan-Nya ke sorga, Yesus sebagai Shekinah hadir kembali untuk memberi penerangan Budi kepada para murid-Nya yang sedang berkumpul dan belajar dalam nama-Nya.

Bandingkan teks Matius 18:20 di atas dengan tiga teks Yahudi berikut:

"Ketika seseorang (atau umat) sedang mengkaji Taurat, Shekinah ada di antara mereka." (Pirkei Abbot 3:6)

"Di mana sepuluh orang berkumpul untuk berdoa, Shekinah hadir di situ." (Talmud Sanhedrin 39a)

"Di mana tiga orang duduk sebagai hakim-hakim, Shekinah ada bersama mereka." (Talmud Berakhot 6a)

Nah, "lidah serupa api" dalam KPR 2 adalah suatu ungkapan figuratif yang bermakna Shekinah datang atau turun ke tengah umat. Yakni ke tengah para rasul dan orang-orang percaya lainnya, dan mereka dianugerahi pencerahan budi dan pemberdayaan dari kawasan adikodrati. 

Itu mereka butuhkan dan punyai (kendati pun wajah dan/atau tubuh mereka tidak mengalami metamorfē) untuk melaksanakan amanat KPR 1:8, bahwa "kamu akan menerima kuasa kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung Bumi."


Jakarta, 23 Mei 2021

ioanes rakhmat


"Selamat Hari Pentakosta" 

Diedit 28 Januari 2024